Masalah Kesehatan Flu Tulang

63 Masalah Kesehatan Flu TulangMasalah Kesehatan Flu Tulang merupakan sebuah penyakit yang di sebabkan oleh virus yang dapat tersebar oleh nyamuk dan serangga lainnya.

Flu tulang merupakan Kontaminasi microorganisme yg ditularkan dengan serangga penghisap darah. Di Indonesia, flu tulang juga dikaitkan dengan istilah chikungunya karena Kontaminasi microorganisme tersebut memengaruhi persendian.

Tipe serangga penghisap darah yg menularkan microorganisme tersebut sama dengan yg menyebarkan microorganisme demam berdarah virus dengue (DBD) dan microorganisme Zika, yaitu serangga penghisap darah Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Pasien yg terkontaminasi Pada umumnya akan menderita demam dan nyeri sendi parah secara tiba-tiba di awal. Baca juga: Gejala Pada Penyakit Ginjal

Masalah Kesehatan Akubat Serangga Penyebab Flu Tulang

Dilansir dari laman World Health Organization, microorganisme tersebut pertama kali teridentifikasi selama wabah pada tahun 1952 di Tanzania. Virusnya merupakan microorganisme Ribonucleic Acid (RNA) yg termasuk dalam tipe alphavirus keluarga Togaviridae.

Nama chikungunya sendiri berasal dari sebuah kata dalam bahasa Kimakonde yg kurang lebih berarti “melengkung”. Artinya, nama tersebut menggambarkan tampilan fisik penderita yg Pada umumnya mengalami pembungkukan akibat nyeri sendi yg disebabkan oleh microorganisme tersebut.

Seberapa umumkah flu tulang?

Masalah kesehatan flu tulang telah teridentifikasi di lebih dari 60 negara di Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika. Masalah kesehatan tersebut dapat menyerang siapa saja di semua rentang usia dan tipe kelamin.

Akan tetapi, Kalian dapat mengurangi paparan masalah kesehatan tersebut dengan mengurangi faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda masalah kesehatan Flu Tulang

Apa saja tanda-tanda dan tanda flu tulang?

Kemunculan flu tulang Pada umumnya ditandai dengan beraneka tanda seperti:

  •     Demam
  •     Nyeri sendi
  •     Nyeri otot
  •     Sendi bengkak
  •     Sakit kepala
  •     Kelelahan

Tanda flu tulang juga terkadang dapat disertai dengan ruam yg mirip dengan campak, konjungtivitis (mata merah), mual, dan muntah.

Beraneka tanda tersebut Pada umumnya muncul di antara 3-7 hari setelah digigit serangga penghisap darah Aedes aegypti yg terkontaminasi. Masalah kesehatan tersebut umumnya tidak menyebabkan kematian, tetapi gejalanya dapat parah dan melumpuhkan.

Pada umumnya, keparahan kondisi tersebut sangat berisiko terjadi pada lansia terutama yg mempunyai masalah kesehatan kronis.

Pada sebagian besar kasus, pasien yg terkontaminasi microorganisme tersebut akan merasa lebih baik dalam waktu seminggu. Akan tetapi, sebagian lainnya dapat mengalami nyeri sendi selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.

Umumnya, orang yg pernah terkontaminasi masalah kesehatan tersebut cenderung tidak akan lagi terserang masalah kesehatan tersebut di masa depan.

Beberapa tanda atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Apabila Kalian merasa cemas tentang tanda tersebut, segera konsultasi ke dokter.

Kapan kita harus pergi ke dokter?

Temui dokter Apabila Kalian menduga Kalian atau anggota keluarga mungkin mengalami flu tulang dari tanda yg dirasakan. Terutama Apabila Kalian baru-baru tersebut pergi ke tempat terjadinya wabah.

Dokter Pada umumnya akan melakukan tes darah untuk memastikan apakah Kalian sedang terserang masalah kesehatan yg satu tersebut atau tidak.

Penyebab masalah kesehatan Flu Tulang

Apa penyebab flu tulang?

Penyebab masalah kesehatan tersebut merupakan Kontaminasi microorganisme flu tulang (CHIKV) yg ditularkan ke manusia dengan gigitan serangga penghisap darah Aedes yg terkontaminasi.

Sebelumnya, serangga penghisap darah flu tulang terkontaminasi microorganisme ketika menggigit dan menghisap darah dari orang yg sudah terkontaminasi microorganisme tersebut pula. Serangga penghisap darah yg terkontaminasi inilah yg kemudian dapat menyebarkan microorganisme ke orang lain dengan gigitannya.

Kedua tipe serangga penghisap darah tersebut sama dengan serangga penghisap darah yg menularkan microorganisme demam berdarah dengue. Pada umumnya tipe serangga penghisap darah tersebut cenderung menggigit manusia di siang dan malam hari.

Apakah flu tulang menular di antara sesama manusia?

Tak seperti masalah kesehatan akibat microorganisme lainnya, flu tulang jarang sekali ditularkan dari ibu ke bayi yg baru lahir saat proses kelahiran.

Selain itu, tidak ditemukan data atau kasus yg menyebutkan bahwa air susu ibu (ASI) dapat menjadi media penularan microorganisme flu tulang.

Malahan, banyak ibu yg didorong untuk menyusui anaknya saat wabah masalah kesehatan flu tulang sedang menyebar. Pasalnya, ASI mengandung banyak sekali manfaat untuk tubuh, salah satunya memperkuat sistem kekebalan tubuh anak.

Selain itu, meski secara teori microorganisme dapat menyebar dengan transfusi darah, hingga sekarang belum ada laporan mengenai hal tersebut.

Oleh sebab itu, dapat dikatakan bahwa sangat kecil kemungkinannya untuk microorganisme tersebut dapat menular dengan darah.

Faktor risiko dari Flu Tulang

Apa saja faktor yg meningkatkan risiko saya terkena masalah kesehatan tersebut?

Masalah kesehatan flu tulang memang dapat menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita. Akan tetapi, ada beberapa hal yg dapat meningkatkan risiko Kalian terserang masalah kesehatan tersebut, yaitu:

  •     Tinggal di negara tropis
  •     Bepergian ke area yg terkena wabah
  •     Tinggal di area dengan kebersihan atau sanitasi lingkungan yg buruk
  •     Berusia lebih dari 65 tahun
  •     Bayi baru lahir

Mempunyai masalah kesehatan, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, masalah kesehatan jantung, dan sistem imun lemah

Komplikasi Flu Tulang

Apa saja komplikasi flu tulang?

Meski tidak membahayakan jiwa, flu tulang juga dapat menyebabkan beraneka komplikasi kesehatan di antaranya:

  1. Uveitis

Uveitis merupakan kondisi saat lapisan mata meradang, membengkak, dan merusak jaringan mata. Peradangan tersebut menyerang lapisan tengah mata yg disebut saluran uveal atau uvea.

Masalah kesehatan tersebut biasaya datang secara tiba-tiba dan memburuk dengan cepat. Mata merah, sakit, sensitif terhadap cahaya, dan pandangan kabur menjadi tanda yg Pada umumnya muncul.

  1. Miokarditis

Miokarditis merupakan peradangan pada otot jantung (miokardium). Dan Miokarditis memengaruhi otot jantung, kelistrikan jantung dan kerja jantung dalam memompa darah.

Akibatnya terjadi irama jantung yg tidak normal. Miokarditis Pada umumnya ditandai dengan tanda seperti:

  •   Sakit dada
  •   Denyut jantung yg abnormal
  •   Napas pendek bahkan ketika sedang istirahat
  •   Pembengkakan cairan di kaki
  •   Kelelahan
  1. Hepatitis

Hepatitis merupakan peradangan pada hati yg Pada umumnya disebabkan oleh Kontaminasi microorganisme. Akan tetapi, selain Kontaminasi microorganisme, kondisi tersebut juga Pada umumnya disebabkan karena kebiasaan minum alkohol, masalah kesehatan autoimun, dan zat racun atau obat-obatan tertentu.

Hepatitis tediri atas tiga tahap yaitu A, B, dan C. Hepatitis C merupakan tipe hepatitis yg paling parah dan sering kali baru terdeteksi saat sudah kronis.

Orang dengan hepatitis Pada umumnya mempunyai satu tanda yg sangat khas, yaitu mempunyai kulit yg berwarna kekuningan. Itu sebabnya masalah kesehatan tersebut sering disebut juga dengan masalah kesehatan kuning.

Perawatan Masalah Kesehatan dari Flu Tulang

Apa saja tes yg biasa dilakukan untuk mendiagnosis masalah kesehatan tersebut?

Tanda demam flu tulang sangat mirip dengan demam berdarah dengue dan Zika. Hal tersebut membuat pemeriksaan fisik biasa tidak mampu mendeteksi penyebab pasti masalah kesehatan. Beri tahu dokter dan petugas kesehatan Apabila beraneka tanda yg tak wajar muncul, terutama setelah Kalian bepergian ke daerah dengan kasus flu tulang yg tinggi.

Untuk menentukan apakah pasien terkontaminasi microorganisme flu tulang atau tidak, dokter akan melakukan tes darah. Prosedur tersebut menjadi satu-satunya tes yg dapat dilakukan untuk mendeteksi keberadaan microorganisme. Pada umumnya pemeriksaan akan berjalan efektif Apabila demam yg dialami sudah berlangsung dua sampai tiga hari.

Pasalnya, demam yg baru berlangsung satu hari masih belum dapat diketahui penyebab pastinya.